Berita Umum

Kutim Punya Sekkab Baru

SANGATTA. Bupati Isran Noor melantik Ir Ismunandar MT sebagai Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Timur (Kutim) baru, menggantikan Ir H M Sjafruddin A MM, yang memasuki masa pensiun. Pelantikan dilakukan di ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, Bukit Pelangi, Sangatta.

Baca selengkapnya...

 

Riset AVG: 40 Persen Situs Jahat Dunia dari AS


AMSTERDAM, KOMPAS.com — AVG Technologies mengumumkan hasil penelitian yang menemukan bahwa sebagian besar situs web dengan muatan kejahatan di-host atau dipusatkan di server-server Amerika Serikat, bukan negara-negara lain seperti China. Temuan ini jauh dari perkiraan selama ini.

Penelitian AVG ini berdasarkan analisis dari ancaman yang dilaporkan dalam periode enam bulan terakhir dari 110 juta pemakai produk keamanan web LinkScanner AVG di seluruh dunia. Penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan jumlah situs web kejahatan yang menjadikan para pengguna sebagai sasarannya, yang biasanya berfokus pada pencurian data perbankan online, informasi kartu kredit, identitas pribadi, dan kata sandi situs sosial.

Deteksi dan analisis dari ancaman itu berbasis pada metode crowd-source unik AVG untuk menganalisis konten web untuk mencari niat jahat atau berbahaya yang telah dilaporkan dari jaringan luas instalasi LinkScanner AVG di seluruh dunia. Penelitian AVG menemukan bahwa kode jahat bukan hanya permasalahan dari server-server jahat yang berlokasi di negara-negara dengan penegakan hukum lemah. Pengawasan terhadap server web aktif yang memuat ancaman dari seluruh dunia menemukan bahwa 44 persen server yang telah terkorupsi berada di Amerika Serikat, diikuti oleh Jerman dan China dengan selisih lima persen pada tiap-tiap negara.

Banyak dari situs-situs ini yang sebenarnya adalah situs-situs usaha yang telah disusupi para peretas untuk memuat konten-konten jahat. Server seperti ini ditemukan di hampir 4.600 lokasi di Amerika Serikat. Harap diingat bahwa riset ini tidak menyebutkan pemilik atau pengendali kejahatan server-server ini. Orang-orang atau jaringan tersebut bisa berada di mana saja di seluruh dunia.

"Hal ini sebenarnya masuk akal karena Amerika Serikat adalah sasaran utama para penjahat ini dan telah memiliki infrastruktur internet yang kaya dan berkembang. Hal ini berarti bahwa ancaman-ancaman itu benar-benar mudah dicapai dan murah untuk di-host," kata Karel Obluk, Chief Technology Officer, AVG Technologies dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (11/3/2010).

Obluk meneruskan, "Yang lebih penting untuk diingat adalah, dalam periode enam bulan terakhir, sekitar 50 persen dari ranah-ranah yang di-host di server-server tersebut hanya memuat konten yang dapat mengancam selama sekitar satu hari atau bahkan kurang dari itu. Sifat ancaman yang selalu berpindah-pindah ini membuat mereka sulit ditemukan dan ditambahkan pada sistem perlindungan berbasis reputasi tradisional pada saat yang tepat."  Sumber : Kompas.com, 13-03-2010
 

AS Keluarkan Laporan Soal HAM di Indonesia

New York (ANTARA News) - Pemerintah Amerika Serikat pada Kamis mengeluarkan laporan yang berisi catatan-catatan mengenai praktik dan masalah hak asasi manusia yang terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2009, dari korupsi dalam sistem peradilan dan praktek main hakim sendiri hingga kasus Prita Mulyasari dan artis Luna Maya.

Catatan HAM di Indonesia itu terangkum dalam Laporan Praktek HAM 2009 yang disusun oleh Departemen Luar Negeri AS di negara-negara di berbagai belahan dunia.

"Laporan yang dikeluarkan hari ini merupakan catatan tentang di mana kita sekarang berada. Laporan ini menyajikan fakta sebagai informasi bagi kebijakan diplomatik, ekonomi dan strategis Amerika Serikat terhadap negara-negara tersebut di tahun berikutnya," kata Menteri Luar Negeri Hillary Rodham Clinton di Washington DC pada peluncuran "2009 Country Reports on Human Rights Practises" itu.

Dalam laporan, secara umum Pemerintah Indonesia dinilai telah menghormati hak asasi warga negaranya dan menegakkan kebebasan sipil.

Selama tahun 2009, Indonesia juga dinilai terus menghasilkan kemajuan dalam penguatan demokrasi, yang antara lain terlihat dari sikap Pemerintah Indonesia yang terus mengadili para pejabat tinggi dalam kasus korupsi.

Namun demkian, AS melihat masih ada berbagai masalah di Indonesia sepanjang tahun 2009, yaitu dalam hal: pembunuhan oleh pasukan keamanan, praktek main hakim sendiri; kondisi penjara yang kejam; kekebalan hukum bagi petugas penjara dan pejabat-pejabat lainnya; dan korupsi dalam sistem peradilan.

Masalah juga ditemukan dalam hal pembatasan kebebasan berpendapat; kekerasan sosial dan diskriminasi terhadap kelompok-kelompok agama serta campur tangan kebebasan beragama; kekerasan fisik dan seksual terhadap perempuan dan anak-anak; perdagangan manusia; mempekerjakan anak-anak serta kegagalan dalam menegakkan standar dan hak-hak buruh.

Tanpa menyebut nama, AS mencatat kisruhnya masalah menyangkut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah dua pimpinan KPK dituduh melakukan pemerasan dan penyelewangan kekuasaan.

"Kejaksaan Agung membatalkan tuduhan terhadap kedua wakil ketua KPK itu, namun organisasi masyarakat sipil menganggap bahwa ini adalah upaya yang lebih luas untuk menggembosi kekuatan KPK," kata laporan tersebut.

Kasus Luna Maya dan Prita Mulyasari juga menjadi sorotan Pemerintah AS, masing-masing menyangkut pembatasan kebebasan berpendapat dan kebebasan internet.

"Undang-undang dan hukum setempat memberikan kebebasan berpendapat dan kebebasan pers. Namun, pada prakteknya kadang-kadang pemerintah membatasi hak-hak tersebut," kata laporan itu.

AS mencatat aktris Luna Maya pada 24 Desember 2009 dilaporkan ke kepolisian Jakarta karena dituduh melakukan penghinaan terhadap para `wartawan` melalui komentar yang ia tulis di blog Twitter miliknya.

Sementara pada 13 Mei, demikian menurut catatan AS, Prita Mulyasari ditahan dan didakwa melakukan penghinaan --sehingga melanggar UU Informatika dan Transaksi Elektronik (ITE)-- setelah surat elektronik yang ditulisnya berisi keluhan terhadap pelayanan di sebuah `rumah sakit lokal` beredar di milis-milis internet.

Pada akhirnya, yaitu 29 Desember, Pengadilan Negeri Tangerang menyatakan bahwa surat elektronik yang ditulis Prita tidak dianggap sebagai penghinaan dan karena itu Prita dibebaskan dari semua tuduhan.

Menurut Deplu AS, laporan mengenai praktek HAM di Indonesia dan negara-negara lainnya disusun berdasarkan informasi dari kedutaan-kedutaan dan konsulat AS, pejabat tinggi pemerintah asing, organisasi non-pemerintah dan internasional serta laporan-laporan yang telah diterbitkan.

Adapun rancangan awal laporan setiap negara ditulis oleh misi-misi diplomatik AS di luar negeri berdasarkan informasi yang dikumpulkan sepanjang tahun dari berbagai sumber, termasuk pejabat pemerintah, ahli hukum, tentara, jurnalis, pengawas HAM, akademisi serta aktivis buruh.

Laporan selengkapnya mengenai praktek HAM 2009 Indonesia dapat diperoleh di situs Deplu AS http://www.state.gov/g/drl/rls/hrrpt/2009/eap/135992.htm.(K-TNY/A024) Sumber : Antaranews.com, 12-03-2010
 

Dukungan KTP PNS, TNI/Polri Jadi Masalah

PEKALONGAN--MI: Masalah kartu tanda penduduk (KTP) pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI/Polri menjadi bahan pendukung majunya calon independen (perorangan) masih menjadi permasalahan yang diperdebatkan jelang pemilihan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Pekalongan, Jawa Tengah yang direncanakan 16 Juni 2010 mendatang.

Keterangan dihimnpun Media Indonesia di Pekalongan, Selasa (9/3), menyebutkan masalah KTP PNS dan TNI/Polri menjadi bahan dukungan untuk calon independen (perorangan) pada Pilkada Kota Pekalongan masih menjadi perdebatan yang cukup serius di berbagai kalangan, hal itu karena netralitas PNS dan TNI/Polri dalam pemilu.

Baca selengkapnya...

 

Dua PNS Ditangkap Saat Sedang Nyabu

PALU--MI: Tim Buser Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) membekuk dua PNS di Kabupaten Donggala, saat sedang mengkonsumsi sabu di sebuah hotel di Kota Palu baru-baru ini.

Kedua pelaku itu berinisial GT dan FF yang masing-masing bekerja di Kantor BKKBN dan Kantor Sekretariat DPRD Donggala. Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Irfaizal Nasution di Palu, Selasa (9/3),
membenarkan hal itu.

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...
Kalender Agenda
previous month October 2018 next month
M T W T F S S
week 40 1 2 3 4 5 6 7
week 41 8 9 10 11 12 13 14
week 42 15 16 17 18 19 20 21
week 43 22 23 24 25 26 27 28
week 44 29 30 31
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra