Berita Kab/Kota

Ramadan, Jam Kerja PNS Dikurangi 90 Menit

 

Jonie Marhansyah: Kinerja Tetap Harus Maksimal

TANJUNG REDEB – Seperti tahun sebelumnya, selama bulan Ramadan 1436 Hijriah, jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau akan dikurangi selama 90 menit.
Jam masuk kerja yang biasanya dimulai pukul 07.30 Wita diundur ke jam 08.00 Wita. Sementara jam pulang kerja dipercepat dari pukul 16.00 Wita menjadi pukul 15.00 Wita. Sementara untuk hari Jumat dimulai pukul 08.30 sampai dengan pukul 11.00. Pengurangan jam kerja tersebut merupakan tindaklanjut dari edaran yang telah disampaikan mulai tingkat pusat hingga provinsi dan ke kabupaten kota.

Baca selengkapnya...

 

Kinerja PNS Harus Ditingkatkan

 

TENGGARONG – Badan Kepe-gawaian Negara (BKN) akan mengubah mekanisme kenaikan pangkat untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kenaikan pangkat ini akan diberlakukan secara otomatis dalam jangka waktu empat tahun.
Namun kebijakan ini ternyata tidak serta merta didukung kalangan pejabat di daerah. Salah seorang yang mengkritik adalah Ketua Komisi III DPRD Kukar, H Salehudin.

Baca selengkapnya...

 

Waktu Kerja PNS Berkurang Satu Jam Selama Ramadan

 

PNS Diminta Tetap Memberikan Pelayanan yang Baik

TENGGARONG –  Selama puasa Ramadan 1436 H, jam kerja PNS mengalami perubahan. Masuk kerja di mulai pukul 08.00 Wita dan pulang 15.30 Wita, sedangkan waktu istirahat pukul 12.00 Wita – 13.00 Wita.
“Jam kerja tersebut berlaku mulai Senin sampai Jumat, terhitung sejak awal hing-ga akhir Ramadan,” ujar Sekretaris Daerah Kukar Edi Damansyah, Rabu (17/6).
Edi mengatakan, hal tersebut berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 04 tahun 2015 tentang penetapan jam kerja ASN, TNI dan Polri pada bulan Ramadan, serta surat Gubernur Kaltim nomor 061.2/3256/Org.

Baca selengkapnya...

 

Wabub Ingatkan PNS Jauhi Narkoba

 

TANJUNG REDEB – Meskipun telah mengemban tugas sebagai pelayan masyarakat namun masih ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat dalam pengedaran maupun pemakaian narkoba. Seperti kejadian beberapa waktu lalu, salah satu pegawai di Lingkungan Pemkab Berau tertangkap tangan sedang memakai narkoba jenis sabu-sabu.
Kejadian ini mendapat respon keras dari Wakil Bupati Ahmad Rivai. Ia sangat mendukung pemberantasan narkoba terlebih ada pegawai di Lingkungan Pemkab Berau yang turut menyalahgunakannya. Menurutnya, sebagai abdi Negara para pegawai tak seharusnya menggunakan atau memakai barang haram tersebut. “Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang agar diproses sesuai aturan,” katanya.
Rivai menceritakan, selama ini sosialisasi mengenai bahaya dan penyalahgunaan narkoba sudah sering dilakukan di lingkungan pegawai. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba. Jika pun ada pegawai yang masih membandel atau ‘nakal’ itu merupakan risiko yang harus ditanggung pribadi.
“Kita selama ini sudah maksimal. Jadi kalau ada yang tertangkap itu merupakan resiko dia. Tetap harus diproses secara hukum, dan mengenai sanksi akan kita lihat nanti jika memang terbukti,” tegas Rivai yang juga menjabat Ketua BNK Berau.
Rivai juga mengungkapkan, selama ini pihaknya telah memantau beberapa pegawai di beberapa SKPD yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Itu merupakan hasil pemantauan dan pengembangan informasi yang telah dikumpulkan. Atas dugaan tersebut, pihaknya telah berkordinasi dengan pegawai bahkap Kepala SKPD yang bersangkutan untuk melakukan pendekatan agar menghentikan aktivitasnya dalam penyalahgunaan narkoba.
“Kita kan melihat dari tingkah laku ataupun perbuatannya. Dan ada beberapa yang kita curigai. Kita ingatkan kepada yang bersangkutan agar stop mengunakan atau mengedarkan. Ini kan sudah maksimal kita lakukan, bahkan kepada pimpinannya kita ingatkan. Jadi kalau memang suatu saat dia tertangkap, itu merupakan risiko yang harus ditanggung. Kita sudah cukup berbuat,” tegasnya. (adv/sam913) Sumber : http://www.korankaltim.com/wabub-ingatkan-pns-jauhi-narkoba/

 

Puluhan Honorer K-2 Mengadu

TANA PASER – Sejumlah honorer kategori 2 (K-2) yang belum lolos seleksi menjadi PNS melalui jalur tes beberapa waktu lalu, mendatangi gedung DPRD Paser untuk mengadukan nasibnya, Kamis (11/6). Mereka datang mengadukan status kepegawaiannya yang sampai saat ini belum ada kejelasan.

Dari keterangan yang dihimpun, saat ini jumlah tenaga honorer K-2 yang belum diangkat jadi PNS berjumlah 116 orang. Sebanyak 99 persen merupakan guru dan TU sekolah yang tersebar di Kabupaten Paser.

Baca selengkapnya...

 
Artikel Lainnya...
Kalender Agenda
previous month July 2015 next month
M T W T F S S
week 27 1 2 3 4 5
week 28 6 7 8 9 10 11 12
week 29 13 14 15 16 17 18 19
week 30 20 21 22 23 24 25 26
week 31 27 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra