Pemkab Kalah PTUN, 40 CPNS Dilantik

 

Rita Menolak Banding

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari me-lantik 40 CPNS formasi K2 pada Jumat (30/12/2016) lalu. 40 CPNS itu dilantik setelah Pemkab Kukar kalah dalam gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda. “Selamat kepada bapak/ibu yang baru saja dilantik, kami dari Pemkab Kukar tidak mengajukan banding dan menerima keputusan PTUN. Bekerja secara profesional sebagai tenaga pendidik, teruslah me-ngabdi untuk kemajuan pendidikan Kukar,” kata Rita saat melantik CPNS yang rata-rata berprofesi sebagai guru.
Para CPNS itu dilantik setelah dinyatakan menang oleh majelis hakim PTUN Samarinda. Kelulusan mereka sebagai CPNS sempat dianulir pada 2014 lalu karena diduga memalsukan SK honorer. Pelantikan ini diwarnai isak tangis. Mereka terharu setelah melewati perjuangan yang panjang untuk menjadi abdi negara.
Salah seorang tokoh masyarakat Kukar, Syahrial Setia bersyukur atas pelantikan itu. Ia mengaku telah beberapa kali memberikan masukan ke Bupati Rita agar mereka segera dilantik menjadi CPNS karena pengabdian mereka menjadi guru di daerah pedalaman sangat luar biasa.

“Mereka sudah menerima NIP 2014 oleh BKN, hanya diduga SK kepsek (tenaga honorer) pe-ngangkatan mereka palsu, NIP mereka harus dibatalkan. Mereka tidak bersalah, hanya format SK pengangkatan masing-masing kepsek saja yang berbeda,” kata Mantan Sekda Kukar yang akrab disapa Pak Yong ini.
Sementara itu, seorang CPNS yang ikut dilantik yang mengajar di SDN 029 Dusun Loa Gagak, Kecamatan Loa Kulu, Isnawati sangat senang karena telah dilantik.
Isna sudah mengajar di Loa Gagak sejak 1993 atau 23 tahun yang lalu, yang saat pertama kali mengajar sebagai tenaga guru honor menerima upah tak sampai Rp20 ribu perbulan.

“Saat saya pertama kali mengajar, dusun belum teraliri listrik dan infrastruktur sangat jelek. Saya sudah beberapa kali gagal mengikuti tes CPNS, akhirnya lolos juga,” ujar Isna dengan linangan air mata.  Isna dan teman-teman se-nasibnya terpaksa patungan untuk membayar jasa pengacara asal Balikpapan.  Untungnya, kata dia, pengacara itu memahami kondisi mareka sehingga tidak menentukan tarif.

“Sejak kasus ini mencuat, ada dari kami yang tidak menerima honor mengajar sepeserpun karena dianggap sudah memiliki NIP, namun ada juga kepsek yang merasa kasihan dengan mem-berikan honor sebesar Rp300 ribu perbulan. Kami belum me-ngetahui apakah kami kami dirapel nantinya, saya hanya bisa bersyukur kami menang,” ungkap Isna. (ran415)

sumber ; http://www.korankaltim.com/pemkab-kalah-ptun-40-cpns-dilantik/

 

 
Kalender Agenda
previous month August 2017 next month
M T W T F S S
week 31 1 2 3 4 5 6
week 32 7 8 9 10 11 12 13
week 33 14 15 16 17 18 19 20
week 34 21 22 23 24 25 26 27
week 35 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?
get('only_registered')) { if($guest) { ?>

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra