Satu Dokter Baru Mundur, Walikota Kecewa

 

BONTANG – Sebanyak 235 Calon Pegawai Negara Sipil (CPNS) Kota Bontang formasi umum tahun 2013, Rabu (16/4) menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatannya sebagai PNS di Pemkot Bontang. SK CPNS tersebut diserahkan Walikota Bontang H Adi Darma di Ruang Auditorium Jalan Awang Long Kelurahan Bontang Baru dan disaksikan seluruh kepala instansi di Pemkot Bontang.
Dari pengangkatan ke-235 CPNS baru ini, ada ganjalan di hati Adi Darma. Pasalnya, salah satu dari 235 PNS baru itu yang menduduki formasi dokter umum, tanpa diketahui penyebabnya justru mundur setelah menerima Nomor Induk Pegawai (NIP) dan telah ditetapkan SK-nya.
Otomatis, dengan mundurnya seorang dokter umum rencananya ditempatkan di RSUD Taman Husada Bontang itu membuat kosongnya formasi dokter yang diperlukan di Bontang. Pasalnya, apabila rencana mundur dilakukan sebelum SK/NIP terbit, maka pemerintah bisa langsung mengganti dengan cadangan yang ada. Namun, lantaran setelah terbit NIK dan SK, maka tidak bisa diganti.
Walikota juga menyayangkan mundurnya CPNS tersebut. Dikatakan Adi Darma, hal itu segera diproses.
“Saya sayangkan kenapa mundur setelah dapat NIP dan lain-lain. Karena semua diurus di pusat,” ujar Adi Darma.
Ia juga menegaskan bersangkutan akan disanksi denda administrasi hal tersebut. Kepada seluruh CPNS yang baru terima SK, walikota menyampaikan CPNS merupakan pilihan hidup sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. Untuk itu, sebagai abdi negara tentu memiliki kewajiban turut andil memajukan Bontang dan teladan masyarakat.
“Saya minta CPNS bisa jalankan tugasnya dengan dan berikan pelayanan ke masyarakat tanpa pamrih dan penuh keikhlasan. Saya yakin CPNS mampu laksanakan tugas dan fungsi dengan baik karena merupakan orang pilihan yang mengikuti seleksi dan berhasil menyisihkan ribuan palamar saat seleksi CPNS 2013 lalu,” terangnya. Untik diketahui, formasi CPNS 2013 terdiri 30 tenaga pendidik, 128 tenaga kesehatan dan 77 tenaga teknis. (ool)